AT News

CV Penjualan Jan 2021 – Tata, Mahindra, Ashok Leyland Masuk Top 3

Big News Network


Federasi Asosiasi Dealer Mobil (FADA), telah merilis penjualan untuk Jan 2021. Sesuai data registrasi kendaraan, penjualan ritel secara keseluruhan berada di posisi merah, baik itu segmen roda 2, PV dan CV dengan penurunan 9,66 persen YoY.

Secara eksklusif mengambil segmen kendaraan niaga, terlihat dari tabel terlampir bahwa penjualan YoY turun 24,99 persen menjadi 55.835 unit pada Jan 2021, turun dari 74.439 unit terjual pada 20 Jan. Namun, penjualan MoM meningkat 8,51 persen dengan 51.454 unit terjual pada 20 Desember.

Tata Motors dan Mahindra memimpin grafik

Pada puncak grafik penjualan adalah Tata Motors meskipun penurunan penjualan YoY sebesar 29,49 persen dan 21.877 unit terjual pada 21 Jan dibandingkan dengan 31.028 unit yang terjual pada 20 Jan. Namun, penjualan bulanan perusahaan meningkat 14,11 persen dibandingkan 19.172 unit yang terjual pada 20 Desember. Pangsa pasar juga meningkat dari 37,29 persen ditahan di 20 Des menjadi 39,18 persen dalam sebulan terakhir.

Mahindra berada di posisi kedua di mana penjualan CV terkait dengan penurunan pertumbuhan baik dalam hal YoY dan MoM. Penjualan pada 21 Januari mencapai 13.673 unit, turun 31,08 persen dibandingkan 19.840 unit yang terjual pada 20 Januari. Penjualan bulanan turun 9,62 persen dibandingkan dengan 15.128 unit yang terjual pada 20 Desember. Bulan lalu, Mahindra mengumumkan kenaikan harga baik PV maupun CV dengan sekitar 1,9 persen dengan efek langsung untuk mengimbangi kenaikan harga komoditas.

Ashok Leyland dan Penjualan VECV

Ashok Leyland melaporkan penurunan penjualan YoY sebesar 19,60 persen menjadi 8.333 unit terjual pada 21 Jan. Perusahaan telah mencatat penjualan 10.364 unit pada Jan 2020. Namun penjualan bulanan meningkat signifikan sebesar 26,58 persen, naik 1.750 unit dibandingkan 6.583 unit yang terjual pada 20 Des .

VE (VECV), sebuah usaha patungan Volvo Group dan Eicher Motors, melaporkan peningkatan pangsa pasar menjadi 5,72 persen pada 21 Januari dibandingkan dengan 5,12 persen pangsa pasar pada 20 Desember. Penjualan CV mencapai 3.192 unit pada 21 Januari turun dari 3.847 unit yang terjual pada Jan 20. Namun, penjualan bulanan meningkat 21,05 persen dibandingkan dengan 2.637 unit yang terjual pada 20 Desember.

Maruti Suzuki membukukan penjualan YoY dan MoM yang positif menjadikannya satu-satunya pembuat kendaraan komersial yang melakukannya. Penjualan YoY meningkat 2,63 persen menjadi 3.001 unit, naik dari 2.924 unit yang terjual pada 20 Januari. Penjualan bulanan mencatat pertumbuhan signifikan sebesar 23,50 persen menyusul penjualan 2.430 unit yang terjual pada 20 Desember.

Pembuat CV lain dalam daftar termasuk Daimler (1.127 unit), Isuzu (409 unit), dan Force Motors (339 unit) sehingga mencatat pertumbuhan YoY negatif pada 21 Januari tetapi masing-masing produsen ini membukukan pertumbuhan bulanan yang positif.

Kebijakan Pembongkaran Kendaraan

Yang baru Kebijakan Pembongkaran Kendaraan seperti yang diumumkan dalam Union Budget 2021-22 diharapkan membawa kelonggaran bagi segmen kendaraan komersial. Ini akan meningkatkan permintaan untuk truk dan bus yang menguntungkan pembuat mobil seperti Tata Motors, Ashok Leyland dan Volvo Eicher.

Pemerintah Union juga berencana membelanjakan Rs. 18.000 crore untuk memperkenalkan 20.000 bus baru di kota-kota dan telah membuat rekor alokasi Rs. 1,18 triliun untuk proyek infrastruktur yang juga akan sangat membantu meningkatkan permintaan kendaraan komersial.

Author : https://singaporeprize.co/