Chori, polisi, kishori – mencuri saku dan uang tunai senilai lakh dengan menyulitkan remaja itu
Auraiya

Chori, polisi, kishori – mencuri saku dan uang tunai senilai lakh dengan menyulitkan remaja itu

mendengar berita

Dibiyapur (Auraiya). Tetangga memecahkan kunci brankas dan mencuri perhiasan dan uang tunai senilai lakh rupee dengan melibatkan seorang remaja kesepian di sebuah rumah di desa Umri. Atas aduan korban, polisi telah membuat laporan.
Warga Umri, putri Neelam, Jaynarayan, mengajukan laporan tentang insiden tersebut. Dia mengatakan bahwa hanya ada satu gadis di rumah. Sementara itu, Khushboo, Satyam Tiwari dan Payal, yang tinggal di lingkungan itu, masuk ke dalam rumah. Terdakwa merusak kunci brankas dengan mengajak gadis itu berbicara.
Setelah itu, uang tunai Rp 60 ribu, empat cincin emas, satu mangalsutra emas, satu pasang anting emas dicuri. Kepala kantor polisi Vikas Rai mengatakan bahwa Neelam, yang mengajukan laporan, telah pergi keluar untuk perawatan ibunya. Gadis tetangga itu sendirian di rumah. Upaya untuk mengungkap kejadian tersebut sedini mungkin dengan mengusut tuntas kejadian pencurian tersebut.
tersangka gangster ditangkap
Dibiyapur (Auraiya). Pada Maret 2020, tindakan gangster telah diambil terhadap mafia yang tertangkap menjalankan pabrik minuman keras beracun. Tersangka gangster yang melarikan diri ditangkap oleh polisi. Inspektur Vikas Rai, penanggung jawab kantor polisi Dibiyapur mengatakan bahwa tahun lalu, sebuah pabrik pembuatan minuman keras campuran urea ditangkap di Vikas Kunj. Banyak mafia yang terjebak dalam hal ini. Dalam kasus ini, tindakan gangster diambil terhadap terdakwa lainnya termasuk putra Rajababu Avadhesh Kumar (Navi Mohan Sahayal Auraiya). Sejak itu Rajababu melarikan diri. Pada malam harinya, tersangka ditangkap oleh polisi dari daerah tersebut dengan pistol dan selongsong peluru.
(percakapan)

Dibiyapur (Auraiya). Tetangga memecahkan kunci brankas dan mencuri perhiasan dan uang tunai senilai lakh rupee dengan melibatkan seorang remaja kesepian di sebuah rumah di desa Umri. Atas aduan korban, polisi telah membuat laporan.

Warga Umri, putri Neelam, Jaynarayan, mengajukan laporan tentang insiden tersebut. Dia mengatakan bahwa hanya ada satu gadis di rumah. Sementara itu, Khushboo, Satyam Tiwari dan Payal, yang tinggal di lingkungan itu, masuk ke dalam rumah. Terdakwa merusak kunci brankas dengan mengajak gadis itu berbicara.

Setelah itu, uang tunai Rp 60 ribu, empat cincin emas, satu mangalsutra emas, satu pasang anting emas dicuri. Kepala kantor polisi Vikas Rai mengatakan bahwa Neelam, yang mengajukan laporan, telah pergi keluar untuk perawatan ibunya. Gadis tetangga itu sendirian di rumah. Upaya untuk mengungkap kejadian tersebut sedini mungkin dengan mengusut tuntas kejadian pencurian tersebut.

tersangka gangster ditangkap

Dibiyapur (Auraiya). Pada Maret 2020, tindakan gangster telah diambil terhadap mafia yang tertangkap menjalankan pabrik minuman keras beracun. Tersangka gangster yang melarikan diri ditangkap oleh polisi. Inspektur Vikas Rai, penanggung jawab kantor polisi Dibiyapur mengatakan bahwa tahun lalu, sebuah pabrik pembuatan minuman keras campuran urea ditangkap di Vikas Kunj. Banyak mafia yang terjebak dalam hal ini. Dalam kasus ini, tindakan gangster diambil terhadap terdakwa lainnya termasuk putra Rajababu Avadhesh Kumar (Navi Mohan Sahayal Auraiya). Sejak itu Rajababu melarikan diri. Pada malam harinya, tersangka ditangkap oleh polisi dari daerah tersebut dengan pistol dan selongsong peluru.

(percakapan)

Posted By : togel hari ini hongkong yang keluar