Europe Business News

China harus transparan tentang wabah COVID-19: AS

Big News Network


Washington [US] 29 Maret (ANI): Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan bahwa Beijing harus transparan tentang wabah COVID-19 dan ada kebutuhan untuk “akuntabilitas”.

Blinken mengatakan, “perlu ada akuntabilitas” tetapi tidak merinci tindakan apa yang perlu diambil sementara menggemakan seruan dari pejabat Biden lainnya untuk “Beijing bersikap transparan tentang wabah 2019”, CNN melaporkan mengutip sumber.

Diplomat AS itu mengatakan bahwa fokusnya harus pada membangun sistem yang lebih kuat untuk pandemi di masa depan.

“Saya pikir masalah bagi kami adalah memastikan bahwa kami melakukan segala kemungkinan untuk mencegah pandemi lain, bahkan saat kami sedang mengatasinya, atau paling tidak untuk memastikan bahwa kami dapat mengurangi dengan cara yang jauh lebih efektif kerusakan apa pun. dilakukan jika sesuatu terjadi di masa depan, “kata Blinken pada” State of the Union. “” Dan sebagian besar dari itu adalah memastikan bahwa kita memiliki sistem, termasuk dengan Organisasi Kesehatan Dunia, yang menonjolkan transparansi, yang menonjolkan berbagi informasi, dan fitur akses untuk pakar internasional di awal sesuatu seperti ini, “tambahnya sambil menunjukkan akses pakar internasional ke lab Wuhan. Blinken sebelumnya menuduh China tidak memenuhi kewajiban internasional untuk memberikan informasi tentang asal-usul virus yang telah mengakibatkan kematian jutaan orang di seluruh dunia, termasuk hampir 550.000 di AS.

Menurut CNN, Sekretaris Negara AS menyatakan keprihatinan “tentang metodologi dan proses” di balik laporan WHO yang akan datang tentang asal-usul wabah mematikan, “termasuk fakta bahwa pemerintah di Beijing tampaknya membantu menulisnya,” katanya, tetapi menambahkan, “mari kita lihat apa yang keluar dalam laporan itu.” Tim pencari fakta WHO yang melakukan perjalanan ke Wuhan – tempat Covid-19 berasal – mengatakan tidak diberi akses ke data mentah tentang penyakit tersebut, baca CNN.

Blinken, yang berbicara dari Brussel setelah bertemu dengan pejabat NATO dan Uni Eropa, menekankan pentingnya AS bekerja dengan sekutu dalam masalah yang ditimbulkan oleh China.

“Ada aspek hubungan yang jelas dan semakin bermusuhan. Pasti ada yang kompetitif. Ada juga yang masih ada yang kooperatif,” kata Blinken tentang hubungan Amerika dengan China. “Tapi penyebut yang umum adalah kebutuhan untuk mendekati China dari posisi yang kuat, apakah itu bermusuhan, apakah itu kompetitif, apakah itu kooperatif,” seperti dilansir oleh berita Politico. (ANI)

Author : Toto SGP