Foods

Chhattisgarh CM bertemu Piyush Goel

Big News Network


New Delhi [India], 6 Februari (ANI): Ketua Menteri Chhattisgarh Bhupesh Baghel pada hari Jumat bertemu Menteri Makanan dan Distribusi Publik Piyush Goyal di New Delhi dan menuntut kenaikan jumlah yang diizinkan sebesar 24 lakh metrik ton beras yang dapat diperoleh di bawah kolam pusat di Food Corporation of India (FCI) menjadi 40 lakh metrik ton pada tahun pemasaran Kharif 2020-21.

Berbicara kepada orang-orang media setelah pertemuan tersebut, Baghel mengatakan dia akan bertemu lagi dengan Goel setelah 15 Februari untuk mengatasi kebingungan terkait pengadaan padi oleh Pusat.

“Pemerintah India sebelumnya telah mengindikasikan bahwa mereka akan membeli 60 lakh metrik ton padi. ​​Namun karena beberapa kebingungan, pengadaan tidak berhasil. Saya meminta pertemuan lagi dengan Piyush Goyal dan dia mengatakan ya. Kami akan bertemu setelah 15 Februari, “kata Ketua Menteri.

Sesuai rilis resmi, dalam pertemuan tersebut, Baghel mengatakan bahwa untuk kepentingan petani Chhattisgarh, Pusat harus memberikan izin untuk pengadaan 40 lakh metrik ton beras di Perusahaan Makanan India paling cepat sebesar 92 lakh metrik ton. beras telah diperoleh dari 20,53 lakh petani dengan harga dukungan di Chhattisgarh pada tahun pemasaran Kharif 2020-21, pada tanggal 31 Januari di bawah skema pengadaan terdesentralisasi.

Dia juga mengatakan bahwa persetujuan prinsip telah diberikan untuk mengambil 60 lakh metrik ton beras ke kolam pusat untuk Chhattisgarh, karena itu dimungkinkan untuk menyelesaikan sekitar 89 lakh metrik ton padi yang saat ini diperoleh.

“Dia (Baghel) menyatakan bahwa Departemen Pangan telah diizinkan oleh Pemerintah India untuk mengambil hanya 24 lakh metrik ton beras (16 lakh metrik ton unna dan 8 lakh metrik ton arva) di bawah kumpulan pusat di Food Corporation India pada tahun Kharif 2020-21. Sistem distribusi publik negara akan membutuhkan 20 lakh metrik ton beras dan sebagai tambahan, stok 3 lakh metrik ton beras akan disimpan oleh perusahaan pemasok sipil. Dengan cara ini , akan dimungkinkan untuk membuang 70,50 lakh metrik ton padi dari 47 lakh metrik ton beras yang diperoleh, “katanya.

Rilis itu menambahkan bahwa masalah lain seperti persetujuan penggunaan karung goni bekas untuk pengadaan, menunggu subsidi makanan, menunggu pembayaran transportasi padi, antara lain dibahas dalam pertemuan tersebut. (ANI)

Author : Togel SDY