Breaking News

Bom bunuh diri menghantam Misa Minggu Palem di Indonesia, 20 luka-luka

Bom bunuh diri menghantam Misa Minggu Palem di Indonesia, 20 luka-luka


MAKASSAR, Indonesia (AP) – Dua penyerang yang diyakini sebagai anggota jaringan militan yang berjanji setia kepada kelompok Negara Islam meledakkan diri di luar katedral Katolik Roma yang padat selama Misa Minggu Palem di pulau Sulawesi, Indonesia, melukai sedikitnya 20 orang, kata polisi.

Pendeta Wilhelmus Tulak, seorang pendeta di Katedral Hati Kudus Yesus di Makassar, mengatakan bahwa dia baru saja selesai merayakan Misa Minggu Palem ketika ledakan keras mengejutkan jamaahnya. Dia mengatakan ledakan itu terjadi sekitar pukul 10.30 ketika gelombang pertama pengunjung gereja sedang berjalan keluar dari gereja dan kelompok lain masuk.

Dia mengatakan petugas keamanan di gereja mencurigai dua pria dengan sepeda motor yang ingin memasuki gedung dan ketika mereka pergi untuk menghadapi mereka, salah satu pria meledakkan bahan peledaknya.

Polisi kemudian mengatakan kedua penyerang tewas seketika dan bukti yang dikumpulkan di tempat kejadian menunjukkan salah satu dari keduanya adalah seorang wanita. Yang terluka termasuk empat penjaga dan beberapa pengunjung gereja, kata polisi.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan kepada wartawan ketika mengunjungi TKP Minggu malam bahwa kedua penyerang itu diyakini adalah anggota kelompok militan Jemaah Anshorut Daulah, yang telah berjanji setia kepada kelompok Negara Islam dan bertanggung jawab atas bunuh diri yang mematikan. pemboman di gereja-gereja Indonesia pada tahun 2018.

Dia mengatakan salah satu penyerang diyakini memiliki hubungan dengan pemboman gereja di Filipina.

Serangan seminggu sebelum Paskah di negara berpenduduk mayoritas Muslim terbesar di dunia itu terjadi ketika negara itu dalam keadaan siaga tinggi menyusul penangkapan pemimpin kelompok militan Asia Tenggara, Jemaah Islamiyah, yang telah ditetapkan sebagai kelompok teror oleh banyak negara pada bulan Desember.

Indonesia telah memerangi militan sejak pemboman di pulau resor Bali pada tahun 2002 menewaskan 202 orang, kebanyakan turis asing. Serangan yang ditujukan pada orang asing telah digantikan dalam beberapa tahun terakhir oleh serangan yang lebih kecil dan tidak terlalu mematikan yang menargetkan pemerintah, polisi dan pasukan anti-terorisme serta orang-orang yang dianggap militan sebagai kafir.

Polisi telah mengidentifikasi salah satu penyerang hari Minggu hanya dengan inisialnya, L, yang mereka yakini terkait dengan serangan bunuh diri 2019 yang menewaskan 23 orang di Katedral Our Lady of Mount Carmel di provinsi Sulu Filipina, kata Prabowo.

Dia mengatakan kedua penyerang itu terkait dengan sekelompok tersangka militan yang ditangkap di Makassar pada 6 Januari, ketika pasukan kontraterorisme polisi menembak dan membunuh dua tersangka militan dan menangkap 19 orang lainnya. Anggota regu pada awalnya seharusnya menangkap dua pria yang terbunuh itu atas dugaan peran mereka dalam pemboman bunuh diri Filipina.

Dia mengatakan pada hari Minggu polisi menangkap empat tersangka militan yang diyakini memiliki hubungan dengan para penyerang dalam serangan di Bima, sebuah kota di pulau Sumbawa di provinsi Nusa Tenggara Timur.

“Kami masih mencari anggota lain dari kelompok itu dan saya telah memerintahkan Densus 88 untuk mengejar gerakan mereka,” kata Prabowo, merujuk pada pasukan elit antiterorisme polisi Indonesia.

Serangan besar terakhir di Indonesia terjadi pada Mei 2018, ketika dua keluarga melakukan serangkaian bom bunuh diri di gereja-gereja di kota Surabaya, menewaskan belasan orang termasuk dua gadis muda yang orang tuanya melibatkan mereka dalam salah satu serangan. Polisi mengatakan, ayahnya adalah pemimpin afiliasi lokal Jemaah Anshorut Daulah.

Presiden Joko Widodo mengutuk serangan hari Minggu itu dan mengatakan itu tidak ada hubungannya dengan agama apa pun karena semua agama tidak akan mentolerir segala jenis terorisme.

“Saya mengimbau masyarakat untuk tetap tenang saat beribadah karena negara menjamin Anda bisa beribadah tanpa rasa takut,” kata Widodo dalam pidato yang disiarkan televisi.

Dia berdoa kepada mereka yang terluka dan mengatakan bahwa pemerintah akan menanggung semua biaya perawatan medis. Dia mengatakan dia telah memerintahkan Kapolri untuk menindak jaringan militan yang mungkin terlibat.

Di akhir Misa Minggu Palem di Basilika Santo Petrus yang membuka upacara Pekan Suci di Vatikan, Paus Fransiskus mengundang doa bagi para korban kekerasan. Dia mengutip secara khusus “serangan yang terjadi pagi ini di Indonesia, di depan Katedral Makassar.”

“Kami bergabung dengan Paus Fransiskus dalam mendoakan para korban serangan yang mengerikan ini,” kata sebuah pernyataan yang diemailkan ke The Associated Press oleh Keuskupan Agung Washington.

Di Atlanta, di mana keuskupan agung adalah rumah bagi banyak komunitas Asia, Uskup Agung Gregory J. Hartmayer mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa “Saat kita memasuki minggu paling suci tahun ini, kita sekali lagi berduka atas para korban kekerasan yang tidak masuk akal. Saya ikut berdoa bagi mereka yang tewas dan terluka dalam bom bunuh diri di Indonesia. ”

Video adegan penyerangan yang diperoleh The Associated Press memperlihatkan bagian tubuh yang berserakan di dekat sepeda motor yang terbakar di pintu gerbang gereja.

Sedikitnya 20 orang terluka dalam serangan itu dan telah dirawat di rumah sakit untuk perawatan, kata Mohammad Mahfud, Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan.

Indonesia berada dalam siaga tinggi sejak polisi pada bulan Desember menangkap pemimpin Jemaah Islamiyah Aris Sumarsono, yang juga dikenal sebagai Zulkarnaen. Selama sebulan terakhir pasukan kontraterorisme negara telah menangkap sekitar 64 tersangka, termasuk 19 di Makassar, menyusul informasi tentang kemungkinan serangan terhadap polisi dan tempat ibadah.

Jemaah Islamiyah pernah dianggap sebagai jaringan teror terkemuka di Asia Tenggara, tetapi telah melemah selama dekade terakhir oleh tindakan keras yang berkelanjutan. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, ancaman baru telah muncul pada militan yang berperang dengan kelompok Negara Islam di Irak dan Suriah dan kembali ke Indonesia atau mereka yang terinspirasi oleh serangan kelompok tersebut di luar negeri.

___

Karmini reported from Jakarta, Indonesia.

Author : Bandar Togel