AT News

Beruang merusak suasana pasar, perbankan dan saham logam retak

Big News Network


Mumbai (Maharashtra) [India], 27 Januari (ANI): Indeks acuan ekuitas merosot tajam pada hari Rabu dengan penjualan berbasis luas di seluruh konter karena investor berbalik berhati-hati setelah beberapa perusahaan melaporkan angka yang lebih rendah dari perkiraan.

Pakar pasar mengatakan investor institusi asing dan domestik berubah menjadi bearish dan membukukan keuntungan.

Pada bel penutupan, BSE SP Sensex turun 938 poin atau 1,94 persen menjadi 47.410 sedangkan Nifty 50 turun 271 poin atau 1,91 persen menjadi 13.968.

Kecuali untuk Nifty FMCG, semua indeks sektoral lainnya di Bursa Efek Nasional berada di posisi merah dengan bank swasta Nifty turun 3 persen, bank PSU sebesar 1,5 persen, layanan keuangan 2,7 persen, farmasi dan otomotif masing-masing sebesar 2 persen. .

Di antara saham, Tata Motors adalah pecundang teratas setelah merosot 4,4 persen menjadi Rs 266,75 per saham. Tata Steel retak 4,2 persen menjadi Rs 624,05 per saham sementara Hindalco kehilangan 3,9 persen.

Indeks kelas berat Reliance Industries merosot 2,3 persen menjadi Rs 1.895,25 per saham. IndusInd Bank merugi 4 persen, Axis Bank 3,7 persen dan HDFC Bank 3,5 persen.

Namun, Tech Mahindra naik 2,6 persen menjadi Rs 997,55 per saham dan Wipro naik 2 persen. SBI Life, ITC, Nestle India dan Cipla juga melakukan perdagangan dengan bias positif.

Sementara itu, ekuitas Asia tergelincir karena investor melihat panduan Federal Reserve AS tentang kebijakan moneternya.

Indeks Hang Seng Hong Kong turun 0,32 persen sementara Kospi Korea Selatan turun 0,57 persen. Tapi Nikkei Jepang naik 0,31 persen. (ANI)

Author : https://singaporeprize.co/