Foods

anggota diaspora India berkumpul: Kovind

Big News Network

[ad_1]

New Delhi [India], 9 Januari (ANI): Menanggapi pandemi COVID-19, anggota diaspora India di beberapa negara berkumpul untuk memastikan pasokan medis penting, membantu siswa yang terdampar, merawat orang tua, menggalang dana, dan menyediakan makanan bagi mereka yang rentan, kata Presiden Ram Nath Kovind pada hari Sabtu.

Presiden Kovind sedang menyampaikan pidato pidato perpisahan dari Pravasi Bhartiya Divas Convention, 2021.

“Menanggapi pandemi COVID-19, diaspora India di beberapa negara berkumpul untuk memastikan pasokan medis kritis, membantu pelajar yang terlantar, merawat lansia, menggalang dana, dan menyediakan makanan bagi yang rentan,” kata Kovind.

India memiliki salah satu populasi diaspora terbesar hampir 30 juta, yang tinggal di setiap sudut dunia saat ini. Dengan tepat dikatakan bahwa ‘matahari tidak pernah terbenam di diaspora India’, tambahnya.

“India telah berada di garis depan dalam membentuk tanggapan global untuk memerangi tantangan besar yang ditimbulkan oleh pandemi COVID-19. Kami memasok obat-obatan ke hampir 150 negara, membuat dunia memandang India sebagai ‘apotek dunia’,” Kata Presiden.

“Pandemi COVID-19 telah menyebabkan gangguan perjalanan yang parah. Saya menghargai peran yang dimainkan oleh Kementerian Luar Negeri dan misi kami di luar negeri untuk menjangkau diaspora dengan memfasilitasi perjalanan mereka di masa-masa sulit ini,” tambah Presiden Kovind.

“Saya menyampaikan ucapan selamat yang sebesar-besarnya kepada semua Penerima Pravasi Bharatiya Samman. Saya menghargai upaya mereka untuk mempromosikan pemahaman yang lebih baik tentang India di luar negeri, berkontribusi pada tujuan sosial dan kemanusiaan, dan membangun hubungan yang lebih erat antara India dan negara-negara yang mereka adopsi,” kata Kovind.

“Pada hari ini di tahun 1915, Mahatma Gandhi, Pravasi Bharatiya terbesar kembali ke India. Dia memberikan dasar yang lebih luas untuk reformasi sosial dan gerakan kebebasan kita, dan selama tiga dekade berikutnya, dia mengubah India dengan banyak cara mendasar, ” dia menambahkan.

Lebih lanjut Presiden India mengatakan Pravasi Bharatiya Divas juga merupakan kesempatan untuk mengingat cita-cita Gandhiji untuk kehidupan individu dan kolektif. Penekanan Gandhiji pada ke-India-an, non-kekerasan, etika, kesederhanaan, dan pembangunan berkelanjutan tetap menjadi prinsip panduan kami, tambahnya.

“Kami berhutang budi kepada Bharat Ratna Shri Atal Bihari Vajpayee Ji yang visinya menghidupkan kembali hubungan dengan diaspora kami. Perayaan Pravasi Bharatiya Divas dimulai pada tahun 2003 ketika dia menjadi Perdana Menteri India,” kata Kovind.

“Inisiatif Atalji terbukti sangat membantu dalam memperkuat keterlibatan diaspora dengan tanah air. Ia mengambil keputusan untuk mendirikan Pravasi Bharatiya Kendra yang akan menjadi focal point untuk menghubungkan komunitas India perantauan dengan negara asalnya,” imbuh Presiden. .

Sudah sepantasnya Pravasi Bharatiya Kendra diganti namanya menjadi Sushma Swaraj Bhavan sebagai tanda penghormatan atas kontribusi Sushmaji yang tak ternilai bagi perjuangan diaspora India, kata Kovind.

“Kasih sayang dan kasih sayangnya menyentuh banyak orang India di luar negeri,” kata Presiden.

“Shri Santokhi adalah orang yang sangat mendukung budaya dan tradisi India sehingga dia menggunakan mantra Weda dalam bahasa Sanskerta ketika dia mengambil sumpah jabatannya sebagai Presiden pada bulan Juli tahun lalu,” kata Kovind.

“Saya senang Yang Mulia Shri Chandrikapersad Santokhi, Presiden Republik Suriname, menjadi tamu utama dalam konvensi ini. Leluhur dan akar budayanya ada di India,” tambahnya. (ANI)

Author : Togel SDY