Breaking News

Akan merindukan semua orang di Parlemen: Azad

Big News Network


New Delhi [India], 9 Februari (ANI): Pemimpin Kongres Ghulam Nabi Azad, yang akan segera pensiun sebagai Anggota Rajya Sabha, pada hari Selasa mengatakan bahwa dia akan merindukan semua orang di Parlemen.

“Saya akan merindukan semuanya, mulai dari penjaga pintu DPR hingga yang berada di dalam majelis, ketua, sekretariat, dan semua anggota DPR,” kata Azad saat berbicara kepada ANI.

Pemimpin Kongres terpilih menjadi Rajya Sabha selama lima periode dan dua kali ke Lok Sabha. Masa jabatan Rajya Sabha berakhir pada 16 Februari.

“Sejak saya bergabung dengan politik aktif pada tahun 1975 ketika saya menjadi presiden Kongres Pemuda negara bagian, saya tidak pernah bisa menghabiskan waktu saya dengan keluarga,” kata mantan menteri utama Jammu dan Kashmir itu.

Ditanya tentang pidato emosional Perdana Menteri Narendra Modi di Rajya Sabha, Azad mengatakan bahwa ketika orang bekerja di suatu tempat untuk waktu yang lama, wajar untuk menjadi emosional.

“Saat kami berdua menjadi sekretaris jenderal, kami banyak berdebat pada masa Atal Bihari Vajpayee. Tapi pada akhirnya, kami semua adalah manusia, yang jelas emosional meski kami menganut paham yang berbeda,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua NCP Sharad Pawar juga mengingat anggota parlemen Kongres dan mengatakan seorang pria dari Kashmir bekerja untuk pengembangan Washim.

“Gulam Nabi Azad ji mendapatkan kembali kepercayaan masyarakat Washim dan selalu memperhatikan perkembangan kota. Ia memperhatikan bagaimana masalah irigasi, pertanian dan pendidikan dapat diselesaikan. Masyarakat Washim tidak akan pernah melupakan bahwa a pria dari Kashmir bekerja untuk pengembangan kota, “kata Pawar (dalam tweet yang diterjemahkan secara kasar).

Azad memperebutkan kursi Washim Lok Sabha dari Washim Maharashtra pada tahun 1980.

Sebelumnya pada hari itu, Rajya Sabha menyaksikan adegan emosional saat PM Modi mengenang kontribusi Ghulam Nabi Azad bagi negara, DPR, dan juga partainya.

Seorang PM Modi yang emosional mengucapkan selamat tinggal kepada Pemimpin Oposisi di Rajya Sabha Ghulam Nabi Azad dan mengingat hubungannya yang lama dengan pemimpin senior.

Memuji kontribusi pemimpin Kongres senior untuk tujuan yang disayanginya, Perdana Menteri berkata, “Orang yang akan menggantikan Ghulam Nabi ji (sebagai Pemimpin Oposisi) akan mengalami kesulitan untuk menyesuaikan pekerjaannya karena dia tidak hanya peduli dengan partainya tetapi juga tentang negara dan DPR. “Hampir berlinang air mata, Perdana Menteri mengenang sebuah insiden di mana intervensi pribadi Azad menyebabkan kembalinya orang-orang yang selamat dan mayat penduduk Gujarat yang telah menghadapi serangan teroris di Jammu dan Kashmir. (ANI)

Author : Bandar Togel