Legal

3 teroris tewas dalam pertemuan di dekat JK’s Srinagar

Big News Network

[ad_1]

Srinagar (Jammu dan Kashmir) [India], 30 Desember (ANI): Tiga teroris tewas dalam pertemuan di daerah Hokersar dekat Srinagar pada hari Rabu, kata polisi.

Sebuah operasi dilancarkan oleh pasukan keamanan pada tanggal 29 Desember di dekat Hokersar di mana para teroris melemparkan granat ke regu pencari dan menembak tanpa pandang bulu ke pasukan. Namun, setelah beberapa jam operasi dihentikan karena kegelapan tetapi penjagaan tetap utuh sepanjang malam.

Operasi dilanjutkan pada Rabu pagi dan teroris dieliminasi.

“Operasi itu berakhir pada pukul 11.30 di mana ketiga teroris yang bersembunyi tewas. Setelah pencarian mereka, senjata (satu senapan AK 47 dan dua pistol) dan amunisi serta bahan-bahan yang memberatkan lainnya bersama dengan beberapa dokumen ditemukan,” menurut rilis oleh Polisi Jammu dan Kashmir.

Almarhum telah diidentifikasi sebagai Ajaz Maqbool Ganie, Ather Mushtaq dan Zubair Lone, semuanya adalah penduduk asli Jammu dan Kashmir.

Sebuah kasus di bawah bagian hukum yang relevan telah didaftarkan dan penyelidikan telah dimulai.

“Penting untuk disebutkan bahwa beberapa insiden teror telah terjadi di daerah ini baru-baru ini dan dilaporkan para teroris ini juga datang dari Kashmir Selatan untuk menargetkan pasukan keamanan,” bunyi rilis tersebut.

“Meskipun tiga teroris yang terbunuh dalam pertemuan hari ini tidak disebutkan dalam daftar teroris kami, namun dua dari mereka adalah rekan teroris garis keras (OGW),” katanya.

Polisi mengatakan bahwa salah satu dari keduanya adalah kerabat komandan tinggi Hizbul Mujahidin Rayees Kachroo yang terbunuh pada 2017.

“Kabarnya, ketiga mungkin baru saja bergabung. Umumnya orang tua tidak tahu apa-apa tentang kegiatan di bangsal mereka. Beberapa OGW setelah melakukan kejahatan teror seperti melempar granat dan menembak pistol dll tetap normal bersama keluarga mereka. Misalnya, seorang siswa dari Pulwama yang sedang melatih di Srinagar ditangkap karena melobi granat dengan bantuan rekaman CCTV. Orangtuanya sama sekali tidak mengetahui tentang kegiatan terorisnya, “kata polisi. (ANI)

Author : Pengeluaran Sidney