Foods

10 garis depan ekonomi di Pampanga menerima serangan COVID-19

Big News Network


KOTA SAN FERNANDO, Pampanga, 1 Mei (PIA) – Sebanyak 10 frontliner ekonomi di Pampanga menerima dosis pertama vaksin COVID-19.

Direktur Regional Departemen Tenaga Kerja dan Ketenagakerjaan (DOLE) Geraldine Panlilio mengatakan, selain penerima upah minimum, penerima juga berasal dari perusahaan prioritas yang berinteraksi langsung dengan pelanggan seperti ritel, layanan, makanan, dan pengiriman.

“Kami memilih mereka berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Pemprov Pampanga. Ini merupakan kegiatan nasional dalam rangka memperingati Hari Buruh, dimana 10 frontliner ekonomi per daerah diinokulasi,” kata Panlilio.

Selain dari frontliner ekonomi, sebanyak 3.000 Overseas Filipino Workers (OFWs) nasional juga mendapat pukulan hari ini.

“Yang ini hanya vaksinasi simbolis sebagai bagian dari penghormatan kepada pekerja kita. Namun, bagi para frontliner ekonomi kita lainnya, kita tetap akan mengikuti daftar prioritas pemerintah pusat,” katanya.

Panlilio menambahkan bahwa mereka mendorong prioritas pekerja untuk vaksin COVID-19 karena DOLE tahu betapa pentingnya pekerja dalam pemulihan ekonomi.

Dengan ini, dia juga mengimbau pengusaha yang dapat memberikan vaksin gratis bagi pekerjanya untuk mempercepat program vaksinasi pemerintah dan mengurangi penularan virus di tempat kerja.

“Bersamaan dengan kami memastikan protokol kesehatan dan keselamatan di tempat kerja kami, kami berharap ada program vaksinasi bagi pekerja. Pemberian vaksin kepada karyawan Anda akan membantu meningkatkan upaya kami di pemerintahan,” lanjut Panlilio.

Sementara itu, ia juga menegaskan bahwa semua pekerja yang tergabung dalam sektor esensial, tidak boleh dibatasi atau dihalangi untuk bekerja, termasuk ibu hamil dan penderita komorbiditas.

“Kami mengakui bahwa pekerja hamil dan penyerta berisiko lebih tinggi, namun, pemberi kerja tidak memiliki hak untuk menghentikan mereka dari melapor untuk bekerja dan menerapkan skema tanpa upah, tanpa kerja. Yang dapat mereka lakukan adalah memberikan pengaturan kerja alternatif seperti bekerja dari Di rumah. Tidak ada batasan bagi pekerja karena ekonomi membutuhkan mereka, ”tegasnya.

Sementara itu, Lorenzo Naguit, seorang juru masak dan salah satu dari 10 penerima vaksin garis depan ekonomi, berterima kasih kepada pemerintah karena telah memilihnya sebagai salah satu penerima manfaat untuk kegiatan simbolis ini.

“Saya sangat senang saat diberi tahu tentang hal ini. Bagi saya, ini adalah berkah karena akan memberi saya perlindungan ekstra untuk menjalankan pekerjaan saya. Setelah menerima dosis pertama saya, saya merasa lebih nyaman sekarang,” kata Naguit.

Namun, ia menegaskan bahwa ini bukan alasan untuk tidak berhati-hati lagi dalam berhubungan dengan orang lain. Meski sudah divaksinasi, ia mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan diri, mencuci tangan dengan benar, dan berhati-hati saat berinteraksi dengan orang lain.

Perayaan Hari Buruh tahun ini mengusung tema, “Mayo Uno sa Bagong Panahon- Manggagawa di Mamamayan Babangon, Susulong!” (CLJD / MJSC-PIA 3)

Author : Togel SDY